Kesejahteraan peternak sapi perah ditingkatkan melalui serangkaian pelatihan teknis, mulai dari aspek kesehatan hewan hingga pengolahan hasil produksi. Dengan dukungan akses modal dan teknologi, program ini tidak hanya memperbaiki sarana fisik, tetapi juga membangun ekosistem peternakan yang tangguh dan mandiri.
Hal ini menjadi focus dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang disupport oleh IndoDairy2. Team Leader Undip, Drh. Dian Wahyu Harjanti, PhD., mengungkapkan kegiatan ini dilaksanakan di Koperasi Andhini Luhur, dengan tim expert dari Australia, Dr Kaitlyn Heightdari Rural Innovation Research Group, Faculty of Science, University of Melbourne.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat mengubah kelembagaan peternak menjadi korporasi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dalam kegiatan ini, tim UNDIP yang terdiri dari Drh. Dian Wahyu Harjanti, Siwi Gayatri, Ph.D., dan Ihda Usria, M.Si., dan Nida, M.P., serta Dr Kaitlyn melakukan observasi lapangan, diskusi, dan wawancara dengan para peternak dan pemangku kepentingan. Kegiatan ini juga melibatkan 2 orang mahasiswa dari PS S2 Agribisnis FPP UNDIP.
Dr Kaitlyn menekankan bahwa pengembangan peternakan tidak bisa hanya mengandalkan aspek teknis, tapi juga perlu menyentuh dimensi sosial dan kelembagaan. Kegiatan IndoDairy-2, berharap praktik baik yang dilakukan Koperasi Andini Luhur bisa menjadi model yang direplikasi di wilayah lain dalam upaya mewujudkan kemandirian dan keberlanjutan peternakan sapi nasional.